Laman utama Sitemap Talian Kami RSS
Sebahagian daripada
Your reliable MRO partner - FL Technics > Perhubungan Media > Press Releases > Dapatkah Malaysia mengamankan permintaan untuk bisnis penerbangan spesialis MRO?

Dapatkah Malaysia mengamankan permintaan untuk bisnis penerbangan spesialis MRO?

2013.10.21

FL Technics TrainingSementara Amerika Serikat dan Eropa masih  menjadi pasar terbesar untuk penerbangan bisnis, sejak 2008 pertumbuhan armada pesawat bisnis di Afrika, Amerika Latin dan Asia telah menjadi yang paling intens. Tentu, pasar yang berkembang cepat tersebut menjadi pusat perhatian bagi mereka yang mencari dan menangkap peluang bisnis baru serta membangun fasilitas MRO baru untuk mendukung armada regional yang berkembang pesat. Pada saat yang sama, Malaysia, yang telah mengalami pertumbuhan permintaan perjalanan bisnis yang pesat selama beberapa tahun terakhir, juga berusaha untuk menarik investasi baru yang berkaitan dengan MRO, sebagaimana kondisi  tersebut tampaknya lebih menguntungkan bagi mereka. Namun, meskipun saat memasuki kompetisi tahap pertama relatif mudah dikelola, mempertahankan pangsa pasar yang stabil di masa datang bisa menjadi sebuah tantangan serius bagi banyak pemain internasional.

Berbagai data statistik menunjukkan bahwa saat ini Malaysia merupakan pembeli terbesar keempat operator bisnis dan jet perusahaan se-Asia-Pasifik. Selama 13 tahun terakhir armada pesawat bisnis mereka telah meningkat hampir 80% dan saat ini menyumbang hampir 4% dari seluruh pesawat bisnis di wilayah tersebut. Secara alami, dengan naiknya permintaan untuk perjalanan bisnis maka akan meningkatkan  kebutuhan fasilitas perawatan pesawat terbang yang tepat.

"Popularitas jet pribadi terus menerus meningkat di Malaysia, sejak berkembangnya perdagangan telah meningkatkan permintaan agenda perjalanan dari satu titik ke titik lainnya. Pesawat jet bisnis tidak lagi dianggap sebagai sebuah kemewahan, namun lebih sebagai alat bisnis, sehingga pertumbuhan pesat armada jet bisnis di wilayah ini tidaklah mengherankan. Namun, sebagai tren baru dalam penerbangan sipil maka terciptalah peluang bisnis baru bagi MRO, sangat menarik untuk mengamati bagaimana para pendatang baru mulai bersaing dengan penyedia terpercaya di wilayah tersebut," kata Kestutis Volungevicius, Kepala FL Technics Training.

Malaysia berbagi perbatasan maritim dengan Singapura yang merupakan hub internasional untuk penerbangan dan pusat bagi salah satu fasilitas MRO terbesar di Asia. Seiring dengan pertumbuhan permintaan perjalanan udara antar negara  dan antar  kota, Singapura tengah bekerja keras untuk membangun kembali Bandara Seletar yang lebih kecil untuk menjangkau berbagai kegiatan penerbangan bisnis. Ia telah bermitra dengan raksasa seperti Roll-Royce. Namun, beberapa perusahaan berbasis Seletar, termasuk Executive Jets Asia, yang beroperasi dibidang pesawat jet pribadi, baru-baru ini memutuskan untuk pindah ke Senai Aviation Park Malaysia. Ini merupakan contoh jelas dari kompetisi yang berlangsung antara kedua negara. Lebih dari 30 perusahaan yang sudah beroperasi di Malaysia, dan hampir setengah dari mereka adalah penyedia layanan MRO (termasuk GE Engine Service, Honeywell Aerospace jasa dan lainnya).

Kestutis Volungevicius"Tentu saja, mengingat industri penerbangan Malaysia yang saat ini sedang dalam tahap perkembangan, ia menawarkan sewa yang lebih murah, untuk konstruksi dan biaya operasi.  Masih ada cukup ruang untuk ekspansi sehingga kenyataan bahwa hal itu banyak disukai oleh pemain internasional baru seharusnya tidak mengherankan. Selain itu, tingkat upah tenaga kerja yang lebih rendah pastinya memberikan kontribusi untuk meningkatkan daya saing layanan lokal, "ujar Kestutis Volungevicius. "Namun demikian, masalah yang pasti akan mereka hadapi adalah kebutuhan untuk mempertahankan laju permintaan tanpa mengorbankan kualitas layanan. Hal ini bisa menjadi sangat sulit dalam hal mencari tenaga kerja yang cukup berkualitas untuk mengimbangi volume bisnis yang berkembang. Selain itu, seiring (dan bila) kualitas layanan mereka terus meningkat, biaya pasti akan menjadi lebih mahal. Oleh karenanya, seiring memasuki pasar negara berkembang dapat menjadi proses yang relatif mudah, tinggal di pasar ini dan tetap kompetitif adalah cerita yang sama sekali berbeda. "

Menurut Kepala FL Technics Training, sudah selayaknya mencoba beragam pilihan dan membagi berbagai kegiatan usaha antara negara-negara tetangga. Ini berarti bahwa penyedia dari kedua negara bisa bersaing untuk pelanggan baru dan pada saat yang sama melengkapi bisnis satu sama lain. Misalnya, ketika mengidentifikasi beberapa kemungkinan layanan unik sudah sepatutnya  mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi geografis. Hal ini akan memungkinkan penyedia lokal untuk meninggalkan pesaing dan pemain global besar dan berfokus pada pengembangan reputasi yang baik sebagai alternatif menarik untuk layanan sekunder atau dukungan sebagai gantinya. Terlebih lagi, itu bisa mengakibatkan menurunnya tingkat kekurangan karena kekhawatiran berkualitas spesialis MRO sementara basis yang tepat dari spesialis pemeliharaan teknis yang baru dapat didirikan lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah.

AOG

E-mail: aog@fltechnics.com

Phone: +370 5 277 0011

AOG

MENCARI PERALATAN


FL Technics has implemented a project funded by European Regional Development Fund (ERDF)